Anda belum login [ Login ]
Resource » Berita Terkini | Artikel | Download
Cari di Arsip:

ICANN Kecam (lagi) Registrar Yang Mengadakan Pre Registrasi Domain Baru

Tanggal: 29 Mar 2001
Sumber: NamaDomain.com

NamaDomain.com, Semenjak Internet Corporation for Assigned Names (ICANN) meluncurkan tujuh global Top Level Domain (gTLD) baru, beberapa registrar telah mencuri start dengan mengadakan pre registrasi gTLD baru sebelum waktunya. Sayangnya mereka tidak dapat menjamin apakah nama domain bakal bisa diregistrasikan atau tidak. Ditakutkan mereka hanya memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi. Dengan adanya pre registrasi ini, pihak registrar mengetahui nama domain yang diinginkan masyarakat dan boleh jadi mereka sendiri yang akan meregistrasikan nama domain ini.

Oleh sebab itulah ICANN merasa bahwa sistem pre registrasi adalah tindakan yang tidak diperkenankan. Selain itu ICANN mengatakan bahwa sampai dengan saat ini prosedur hukumnya saja belum difinalisasikan. Brett LeGrande, juru bicara ICANN megatakan bahwa ICANN tidak bertanggung jawab bila suatu saat masyarakat merasa dirugikan oleh tindakan penyelenggara pre registrant dan ICANN sangat mengecam prilaku ini. "ICANN tidak merekomendasikan hal ini, begitu juga dengan Komisi Perdagangan Federal," kata LeGrande. "ICANN tidak pernah menunjuk siapapun untuk megadakan pre registrasi gTLD baru. Bagi mereka yang telah melakukan, maka dia tidak dapat menyalahkan ICANN dan apabila nama domainnya tidak diregistrasikan atas namanya, maka dia akan menanggung akibatnya sendiri," tambahnya lagi.

Walaupun ancaman sudah berulang kali dilontarkan oleh ICANN, namun tetap saja tidak membuat takut beberapa registrar untuk mengadakan pre registrasi gTLD baru ini. Bahkan perusahaan-perusahaan besarpun seperti Register.com dan NetworkSolutions, Inc. mengadakan pre registrasi ini. Bila yang besar saja melakukan, apalagi yang kecil. Lihat saja OnlineNIC, Inc. Perusahaan yang bermarkas di Cina ini mulai melakukan pre registasi gTLD baru seperti .biz, .pro., .info dan .name.

"ICANN memang memberikan peringatan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pre registrasi, tetapi mereka tidak memperingati kami untuk tidak mengadakan pre registrasi ini," kata Marvin McCarthy, Direktur Marketing OnlineNIC, Inc. "Kalau saja mereka memberikan kami saran untuk tidak melakukannya, maka kami tidak akan melakukannya," ujarnya kembali. "Asalkan mereka juga memberikan saran yang sama kepada perusahaan yang lebih besar dari kami. Bila mereka boleh, mengapa kami tidak?," tambahnya kembali. "Walaupun demikian, kami akan mengembalikan uang para pelanggan bila nama domainnya tidak berhasil kami daftarkan dan kamipun telah mencantumkan bahwa OnlineNIC tidak menjami 100% nama domain berhasil diregistrasikan," tambahnya lagi.


Jadi siapa yang bisa disalahkan, registrar, pendaftar domain atau ICANN?