Anda belum login [ Login ]
Resource » Berita Terkini | Artikel | Download
Cari di Arsip:

Saham Nikon Terjun ke Jurang Terdalam Sejak 1985

Tanggal: 09 Feb 2013
Sumber: Santi Dwi Jayanti - detikinet

NamaDomain.com,

Tokyo - Nikon mengalami kejatuhan di Tokyo trading setelah memangkas forecast profitnya. Dilaporkan, kejatuhan itu merupakan yang terbesar dalam sejarah saham Nikon sejak tahun 1985.

Pada penutupan pasar, saham Nikon merosot hampir 19% menjadi 2,139 Yen. Adapun pemangkasan forecast yang dilakukan Nikon dipicu oleh lemahnya demand di Eropa dan jatuhnya harga.

"Permintaan di Eropa mulai melemah," tutur Chief Financial Officer Junichi Itoh seperti dikutip dari BusinessWeek, Jumat (8/2/2013). Sedangkan di China, kondisi kurang membahagiakan ini salah satunya dipengaruhi oleh boikot barang-barang Jepang yang sempat terjadi.

Nikon memangkas target penjualan untuk kamera DSLR menjadi 7 juta unit kamera DSLR (turun dari forecast sebelumnya yakni 7,1 juta) dan 9,8 juta lensa (turun dari 10 juta). Sedangkan forecast untuk penjualan kamera saku tidak berubah yakni di angka 17 juta unit.

Pihaknya turut memberikan gambaran mengenai bagaimana kondisi pasar kamera digital sekarang ini. Nikon mengatakan bahwa demand untuk DSLR entry-level mengalami penurunan.

Saat ini para produsen kamera DSLR tengah berjuang untuk meyakinkan fotografer agar tidak tergiur kamera mirrorless. Di level bawahnya, yakni kamera saku, baik Nikon maupun rivalnya Canon juga harus berjuang melawan lahirnya 'smartphoneography'.



( sha / ash )