Anda belum login [ Login ]
Resource » Berita Terkini | Artikel | Download
Cari di Arsip:

ccTLD Colombia Cari Investor

Tanggal: 13 Jun 2001
Sumber: NamaDomain.com

NamaDomain.com, La Universidad de Los Andes, Universitas yang dipercayai pemerintah Colombia dalam mengelola country code Top Level Domain (ccTLD) Colombia, .co berencana akan mencari investor yang mampu untuk mengelola ccTLD .co secara global.

Selain untuk memberikan alternatif pilihan kepada komunitas internet dalam meregistrasikan nama domain, universitas ini juga bermaksud untuk menggalang dana bagi kemajuan universitas dan investasi negeri Colombia.

Menurut mereka .co bisa menjadi alternatif terbaik bagi komunitas internet khususnya komunitas internet Amerika dalam meregistrasikan nama domain. Mengingat "co" bisa diasumsikan sebagai corporate atau corporation atau commercial atau company, maka .co bisa menjadi pilihan terbaik.

"Saya melihat bahwa peluang .co lebih besar dibandingkan gTLD .biz," kata Larry Erlich, president DomainRegistry.com, a registry yang bermarkas di Bensalem, Pa.

ccTLD dunia saat ini berjumlah sekitar 244 buah. ccTLD dibuat bersamaan dengan beberapa gTLD seperti .com, .net, .org pada tahun 1980an. Namun dikarenakan saat ini tingkat populasi gTLD sudah sangat padat, terutama .com, maka alternatif untuk mempublikasikan ccTLD menjadi gTLD semakin besar.

Umumnya ccTLD dunia sepeti .de untuk Jerman, .fr untuk Prancis dan .id untuk Indonesia adalah ccTLD yang sifatnya tertutup. Maksud dari tertutup disini bahwa untuk mendapatkan ccTLD ini diperlukan persyaratan khusus seperti registrant harus berada dalam lingkup yang sama dan untuk mendaftarkan ccTLD diperlukan dokumentasi pendukung.

Namun seperti diungkapkan diatas, keterbatasan dan tingkat populasi .com yang sudah sangat padat membuat beberapa ccTLD mencoba untuk membuka diri. Beberapa ccTLD yang telah mengglobalkan dirinya adalah .cc untuk negara kepulauan Cocos (Keeling), .tv untuk negara kepulauan Tuvalu, .am untuk negara Armenia, dan lain-lain.

Kepulauan Cocos (Keeling), kepulauan yang berpenduduk 700 orang telah berhasil meregistrasikan nama domain sebanyak 500,000 domain sampai akhir ini. Kepulauan Tuvalu telah berhasil meregistrasikan nama domain sebanyak 450,000.

Melihat peluang yang cukup besar ini, maka banyak ccTLD yang berduyun-duyun mempersiapkan dirinya untuk mengglobal.

Arthur Andersen, perusahaan biro konsultasi keuangan dan akuntansi melalui email telah mengirimkan keinginannya turut serta dalam pelelangan ini. Dalam email yang dikirimkan pada tanggal 4 Juni kemarin mengatakan bahwa mereka akan melakukan penawaran pada tanggal 25 Juli mendatang.

Walaupun demikian setiap penawar baru akan dimasukkan dalam daftar penawaran resmi bila sudah menaruh uang penawaran sebesar $20,000. Pelelangan ini diatur oleh Squire Sanders & Dempsey.

Biaya ini bukanlah menjamin bahwa akan mendapatkan hak langsung dari pemerintah Colombia. Biaya ini hanya biaya awal pembelian formulir layaknya Intenet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) memberlakukan biaya formulir sebesar $50,000 pada saat pertama kali penawaran registry Top Level Domain (TLD) baru.

Pemenang dari pelelangan ini akan diumumkan pada pertengahan bulan Agustus oleh pemerintahan Columbia.