Anda belum login [ Login ]
Resource » Berita Terkini | Artikel | Download
Cari di Arsip:

Situs Jabar.go.id, Dana Mahal Untuk Informasikan Situs XXX

Tanggal: 13 Jun 2001
Sumber: MMI Ahyani

NamaDomain.com, Situs resmi, lazimnya dibuat untuk menginformasikan sesuatu yang dipandangakan memberikan respon positif bagi kepentingan organisasi itu. Soal biaya pembuatannya, mungkin tidak terlalu dipikirkan asal hasilnya sepadan. Namun apa jadinya kalau biaya besar dicurahkan sementara situsnya dibuat asal-asalan?

Situs resmi www.jabar.go.id, yang dibangun Pemda Jabar mungkin bisa menjadi contoh yang menarik. Situs resmi yang dibuat dengan dana APBD sebesar Rp 847 juta, ternyata hanya menghasilkan situs statis yang kurang memberikan informasi.

Setelah kasusnya diramaikan media massa beberapa waktu yang lalu, situs ini sudah mengalami perubahan tampilan. Namun tetap saja tidak memberikan informasi yang "layak" dengan harga yang telah dibayarkan. Tak ayal lagi, situs ini ternyata menjadi objek sasaran para "hackers" yang gemas dengan kasus ini.

Sepintas jika situs www.jabar.go.id di-klik, akan tampil menu utama yang menyajikan berbagai opsi pilihan selanjutnya.Tampilannya betul-betul statis. Tampilan dinamis, hanya coba dimunculkan melalui teks slogan Pemda Jabar "gemah ripah repeh rapih" yang berjalan di bawah gambar Gedung Sate. Begitu juga, menu-menu lainnya jika diklik, tampilannya seakan berjalan normal.

Sejumlah hackers yang gemas dengan situs ini pun akhirnya mengerjai, dengan menambahkan menu tersendiri. Rasa gemas bermula dari tidak dimunculkannya isi "guest book". Padahal, menu untuk mengisi buku tamu ini sudah disediakan. Sayang, isi buku tamu tidak bisa dimunculkan. Inilah yang membuat kebanyakan netter-nya menjadi gemas dan penasaran.

Karena itu, cobalah klik .go.id/tampilbook.html>www.jabar.go.id/tampilbook.html. Situs resmi Pemda Jabar ini tak ubahnya menjadi situs porno, dengan menampilkan Pop Up Windows terus-menerus dengan membuat link ke situs-situs XXX terkenal.

Ketika detikcom mencoba meng-klik alamat ini sesuai petunjuk yang diberikan, gambar-gambar "seram" tak senonoh, silih berganti bermunculan. Masih ditingkahi lagi dengan komentar-komentar lucu soal situs "mahal" yang dibuat Pemda Jabar ini. Konyolnya lagi, pembuat situs ini dikabarkan anak ITB yang orang tuanya sebetulnya sangat berkompeten dengan securitisasi dan keamanan jaringan komputer.

Anggota Fraksi Partai Keadilan DPRD I Jabar, Ir Yudi Widiana Adia yang
pertama kali mencuatkan kasus ini ke permukaan, ketika dimintai komentarnya Selasa (12/6/2001) malam hanya menyatakan dirinya secara pribadi sangat kecewa. "Kalau memang demikian, untuk apa membayar mahal. Apalagi yang digunakan adalah uang rakyat. Bukannya menjadi sarana promosi Pemda, tetapi situs ini justru telah mempermalukan Pemda dan rakyat Jabar," katanya.