|
Anda belum login [ Login ] |
Why Websites Don't Work! / Sukses Membuat Situs Internet
NamaDomain.com, Why Websites Don't Work! Demikian judul makalah Direktur Marketing International Worldsites, Michael Robertson, pada konferensi Indonesian International Telecommunication, Media & Information Technology (IITELMIT) 2000 di Jakarta Convention center, Jakarta, Jumat (30/6/2000).
Membuat situs internet memang susah-susah gampang. Terkadang dengan modal seadanya, sebuah situs bisa menjadi sukses. Malahan situs yang didanai jutaan dolar terkadang bisa gagal. Jadi bagaimana caranya agar sukses membuat sebuah situs?
Menurut Robertson, setidaknya ada lima kesalahan yang menyebabkan pembuatan sebuah situs tidak sukses. Pertama, situs itu dibuat karena ikut-ikutan. Karena dibuat sekedar mengikuti trend, pimpinan perusahaan tidak banyak tahu soal internet. Kondisi ini menyebabkan situs tidak dipandang sebagai business tool dan URL-nya tidak disosialisasikan pada masyarakat.
Kedua, situs dibuat secara amatiran. Jika situs dibuat secara amatiran, maka produk atau layanan yang ditampilkan pada situs ini menjadi tidak menarik. Situs yang dibuat secara amatiran akan mengabaikan fungsi operasional serta mengabaikan soal hosting dan keamanan situs. Kesalahan ketiga jika situs dibuat tanpa tujuan yang jelas sehingga tidak meletakkan diri pada posisi yang kompetitif.
Kesalahan keempat jika situs tidak melakukan fucus pada target audiance. Kesalahan kelima adalah tidak adanya promosi, monitoring dan up grading.
Direktur Worldsites yang merupakan perusahaan waralaba internet ini memberikan beberapa saran agar situs internet dapat efektif:
Attitude yang baik
Menggunakan sebuah nama domain sendiri.
Mengintegrasikan situs dengan business plan
Menyediakan informasi yang komprehensif
Menyediakan kapabilitas yang dinamis.
Menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh user
Menyediakan isi yang menarik
Menyediakan Intuitive Marketing
Mengoptimalkan search engine dan mempromosikan situs tersebut.
Menggunakan hosting yang kompeten
Terus memantau isi situs
Meng-up date situs secara reguler.
Robertson sendiri cukup menarik perhatian pengunjung pameran IITELMIT 2000. Di stand-nya yang berdampingan dengan stand Kadinnet di Lobby Utama JCC, pria kaukasia berusia 30-an tahun ini dengan suara lantang menawarkan produk perusahaannya. Walau kadang tidak ada pengunjung yang tertarik, dia tetap bersemangat memberikan penjelasan.
Kiat untuk sukses menjaga stand pameran?
(sgt)