Bursa Berjuta Nama
| Tanggal: | 03 Jul 2000 |
| Sumber: | Gatra |
NamaDomain.com, Demam Nama Domain Menghinggapi Indonesia.
Satu Nama Domain Bisa Berharga Puluhan milyar
Julia Roberts akhirnya bisa bernafas lega. Aktris Hollywood yang dibayar US$ 17 juta dalam film terbarunya Erin Brockovich ini bisa menggondol nama domain (pengenal diri di internet) JuliaRoberts.com. Nama itu sebelumnya dimiliki oleh Russel Boyd, seorang dealer nama domain di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat.
Julia mengadukan hal itu ke kantor pusat arbitrase, World Intellectual Property Organizations (WIPO) di Genewa, Swiss. Wipo memutuskan Julia yang berwenang atas nama dagang itu, awal Juni lalu. Di WIPO kini tercatat 531 pengaduan serupa dari 52 negara.
Sekitar dua bulan lampau, seorang warga negara Indonesia di Tokyo, Jepang, menghubungi redaksi majalah Panji Masyarakat. Ia menawarkan nama PanjiMasyarakat.com seharga Rp. 350 juta. "Ah, buat lu aja deh", komentar Supryatna. Redaktur majalah itu acuh tak acuh, karena merasa sudah punya Panji.co.id.
Dia baru terperangah ketika mendaftarkan nama Panji.com, pekan lalu. "Biar lebih berkesan mendunia", katanya. Tapi ternyata Panji.com sudah dibook George Koy, pengusaha di SIngapura. Cari punya cari, Supriyatna beruntung dapat kavling PanjiOnline.com.
Nama domain memang sebuah bisnis khas di internet. Di seluruh dunia saat ini tercatat sekitar 20 juta nama domain. Semua nama dicatat oleh Network Solutions Inc., perusahaan swasta di Virginia, Amerika Serikat. Puluhan bursa memperjualbelikannya, seperti GreatDomains.com, AfterNic.com, Solution.com.
Yang terbesar kini GreatDomains.com, memperdagangkan hampir satu juta nama. Misalnya Business.com seharga US$ 7.5 juta, Korea.com US$ 5 juta, eCommerce.com US$ 4juta. Lebih fantastis lagi terjadi akhir Juni lalu. Pemilik Cool.com, Timothy F. Lee, 28 tahun, menampik uang kontan US$ 8 juta (sekitar Rp. 64 milyar ) dan 30 juta dalam bentuk saham.
Di Indonesia juga ada berapa situs yang jual beli nama, seperti KafeDomain.com dan SuratKabar.com. Nilai transaksinya belum gila-gilaan. IndoMall.com misalnya, dijual seorang di Medan seharga US$ 20.000,- CoolBabies.com milik orang Jakarta dibeli orang Amerika seharga US$ 10.000,-, Sunda.com yang dimiliki orang HongKong dibeli seseorang di Jakarta US$ 5.000,-
Calvin Lukmantara, pemilik PT DotCom Indonesia di Jakarta, Kamis 22 Juni lalu, meluncurkan NamaDomain.com sebagai tempat mendaftar nama domain. "Tanggapannya luar biasa, dalam lima hari 500 orang daftar", kata bekas pengusaha properti itu. Ia banting setir ke dunia maya, tahun lalu.
Martin Istidjab, pengamat nama domain dari Los Angeles, sempat kaget. "Ternyata demam nama domain sudah muncul di Jakarta", katanya, lewat e-mail pada GATRA. Ia sudah dua tahun lebih menekuni soal nama domain, dan kini mengoleksi ratusan nama berbau Indonesia.
Juga sejumlah nama beken hingga yang aneh, seperti Korupsi.com, Pemilu.com, 7hari7malam.com, 365hari.com, eTelevisi.com juga TVRI.tv. Menurut Martin, ada baiknya orang Indonesia lebih sigap mendaftarkan nama domainnya. Setahun ongkosnya hanya US$10 hingga US$35.
Kalau "merek pribadi" itu kedahuluan dipakai orang dan nongol di bursa, harganya bisa berjuta kali lipat dan urusannya pun ruwet.