Catatan Ringan Perjalanan Dot Trippers ke Bali
| Tanggal: | 06 Jun 2001 |
| Sumber: | Donny B.U -Detik.com |
NamaDomain.com, detikcom - Jakarta,Acara Dot Trippers yang dilaksanakan di Bali mulai Jumat (1/5/2001) hingga Senin (5/5/2001) menjadi ajang diskusi informal namun efektif antar pelaku bisnis TI di Indonesia. Setiap malam sekitar 40 dotcomers melakukan diskusi mulai sekitar pukul 20.00 wit hingga 24.00 wit. Topik sekitar kenaikan tarif Telkom, kiat sosialisasi Internet, hingga pembentukan Aliansi Profesional Telematika (ASPROTIKA) diulas habis.
Suasana diskusi berlangsung sangat santai, tidak terkesan formalitas sebagaimana layaknya acara serupa yang kerap dilakukan selama ini. Para peserta ada yang mengenakan celana pendek, berkaus oblong dan bahkan ada yang tidak mengenakan alas kaki. Celetukan humor dan gelak tawa menjadi atmosfer yang terus menyelimut seluruh rangkaian acara tersebut. Tidak ada lagi batas dan kekakuan lagi antara pembicara, peserta, pakar, pemilik, petinggi maupun praktisi TI selama 4 hari di Bali.
Pada hari pertama, bertempat di Benoa Resort Hotel mulai pukul 20.00 wit hingga 24.00 wit, dilakukan seminar sesi pertama. JB Kristiadi (Sekretaris Tim Koordinasi Telematika Indonesia - TKTI) menyatakan bahwa kini dirinya tengah menunggu respon balik dari kementerian yang terkait mengenai action plan telematika yang telah dilayangkan oleh TKTI sebelumnya. Kristiadi juga menyesalkan rencana kenaikan tarif Telkom yang dianggap tidak kondusi bagi pertumbuhan dunia telematika di Indonesia.
"TKTI sangat menyesalkan rencana kenaikan tarif Telkom tersebut. Janganlah karena Telkom tidak mampu melakukan efisiensi, lalu akhirnya masyarakat yang harus menanggung ketidakefisienan Telkom tersebut," pendapat Kristiadi yang segera mendapatkan persetujuan dari para peserta. Selain itu berbicara pula Mas Wigrantoro (praktisi telematika, anggota Mastel dan Kadin) yang menyampaikan visi dan misi Gerakan Nasional Telematika. Beberapa peserta kemudian saling berdiskusi, menyampaikan uneg-uneg dan keluhan mereka selama ini mengenai hambatan yang ditemui dalam mengembangkan bisnis dotcom mereka.
Pada hari kedua, bertempat di Lovina Hotel mulai pukul 20.00 wit hingga 24.00 wit, dilakukan seminar sesi kedua. Hadir sebagai pembicara adalah Kostaman Thayib (Chief Manager BCA) dan Adrian (Intimedia - Microsoft). Kostaman menyampaikan visi dan misi BCA dalam mengembangkan Internet Banking. Sedangkan Adrian menjelaskan kondisi telekomunikasi masa depan berbasis wireless yang tengah dikembangkan oleh Microsoft DotNet.
Pada seminar sesi kedua ini para peserta kembali melakukan diskusi. Topik kali ini berkisar tentang bagaimana meningkatkan penetrasi Internet, sekaligus menaikkan jumlah pengguna Internet di Indonesia. Terjadi satu kesepakatan bahwa program sosialisasi Internet perlu dilakukan secara lebih serius. Program marketing yang profesional perlu diterapkan. Seluruh peserta sepakat untuk bahu-membahu mensosialisasikan Internet, baik secara moril, finansial maupun kegiatan lainnya. Bahkan Kostaman menjanjikan program Gebyar BCA di stasiun TV Indosiar setiap Sabtu, akan diberikan muatan-muatan informasi teknologi informasi (TI).
Pada hari ketiga, kembali bertempat di Benoa Resort Hotel mulai pukul 20.00 wit hingga 24.00 wit, dilakukan seminar sesi ketiga. Dalam seminar sesi terakhir ini, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk memaparkan visi, misi, kiat dan kisah bisnis dotcom yang mereka jalankan masing-masing. Peserta tersebut antara lain dari Oto.co.id, Netpolitan.com, Gudeg.net, D-Net, LinkNet, detikcom, Agrakom, GudangLinux.com, Travoo.com, Ciptamaya.com, WorkITOut-online.com, Idaman.com, Inidia.com, NamaDomain.com, KlikBCA.com, Intimedia.com, DynamicPix,IndoNetwork, Indo.com, Sam Design dan e-Samuel.com. Ada pula perwakilan dari Stikom dan Pusat Studi Multimedia dan Komputer Universitas Surabaya.
Pada saat terakhir, dengan dimoderatori oleh Heru Nugroho (Dewan Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia - APJII), para peserta sepakat untuk membentuk Aliansi Profesional Telematika Indonesia (ASPROTIKA). Peserta juga sepakat untuk menunjuk Mas Wigrantoro selaku Ketua Formatur susunan kepengurusan dan AD/ART ASPROTIKA. ASPROTIKA diharapkan dapat menampung aspirasi para profesional telematika, baik praktisi TI, pelaku bisnis TI maupun pemilik perusahaan TI, yang selama ini belum atau tidak dapat tertampung oleh organisasi yang telah ada semisal Kadin atau Mastel. Untuk biaya operasional akan ditanggung bersama oleh para anggota ASPROTIKA.
Selama empat hari Travoo.com sebagai organisator acara tersebut mengajak para peserta Dot Trippers untuk menjelajah Bali. Perjalanan berawal dari Benoa Resort Hotel di daerah pantai selatan pada hari pertama. Kemudian pada hari kedua menuju ke pura Tabanan dan danau Bedugul di bagian tengah Bali yang berhawa sejuk untuk selanjutnya menginap di Lovina Hotel di daerah pantai utara.
Pada hari ketiga peserta kembali menuju ke Lovina Hotel, dengan menyempatkan diri untuk berkunjung ke Bali Camp dan pasar tradisional Sukowati. Hari keempat dini hari sebagian peserta menghabiskan waktu yang tersisa, sebelum harus kembali ke daerah masing-masing pada pukul 07.00 wit.
Sebagian peserta ada yang memilih tetap tinggal di hotel untuk beristirahat. Sebagian lagi memilih berjalan-jalan malam di pantai Kuta menikmati suara deburan ombak, angin malam dan sinar bulan pertama. Ada pula yang memilih menikmati musik dan melantai di Hard Rock Cafe hingga pukul 03.00 wit dini hari. Dengan alunan musik disko dari Disc Jockey dan disambung dengan penampilan live band, para peserta Dot Trippers bergoyang ria seakan berusaha melepaskan problematika telematika yang tengah dihadapi Indonesia.