Anda belum login [ Login ]
Resource » Berita Terkini | Artikel | Download
Cari di Arsip:

Pengelola Domain Berebut .Net

Tanggal: 24 Jan 2005
Sumber: Detikinet.com

NamaDomain.com, Berbagai pengelola domain dunia telah mengajukan proposal untuk mengelola domain .net, domain terbesar keempat di dunia. Bulan Maret mungkin sudah ada pengelola baru.

ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) mulai hari Kamis (20/01/2005), akan mempertimbangkan semua proposal pengelolaan .Net yang telah masuk. Batas akhir penyerahan proposal adalah Rabu (19/01/2005) dinihari WIB.

Domain berakhiran .net saat ini dikelola oleh VeriSign, sebuah perusahaan registrar asal Amerika Serikat. Kurang lebih 5 juta alamat internet terdaftar dengan nama domain .net.

Jumlah itu sangat kecil jika dibandingkan .com (35 juta lebih alamat internet). Meski demikian, .net dipandang memiliki peran penting dalam lalu lintas internet.

Alamat berakhiran .net banyak digunakan oleh penyelenggara jasa internet (ISP) di dunia. Selain itu, menurut VeriSign transaksi e-commerce dunia pada domain .net mencapai US$ 700 milyar (Rp 6,4 bilyun) per tahun.

Domain .net juga banyak digunakan untuk e-mail. VeriSign memperkirakan ada 150 milyar e-mail per hari yang melewati alamat berakhiran .net.

Prestise dan Profit

Selain mengejar prestise, pengelola domain yang mengajukan diri untuk mengelola .net akan mendapatkan sekitar US$ 30 juta (Rp 274 milyar) per tahun dari biaya registrasi. ICANN tidak bersedia menyebutkan berapa jumlah proposal yang diterimanya.

Menurut harian Washington Post, diantara pengelola yang mengajukan proposal adalah VeriSign. Perusahaan itu mengajukan kembali pengelolaan .net dan memperoleh dukungan dari nama besar seperti IBM dan Microsoft.

Pengelola domain lain yang diketahui mengajukan proposal adalah NeuStar (Amerika Serikat). Perusahaan tersebut mengajukan proposal bersama dengan Japan Registry Services Co., pengelola .jp.

Selain itu ada juga Afilias, sebuah perusahaan Irlandia yang saat ini mengelola domain .info (domain keenam terbesar di dunia). Dan Denic, lembaga nirlaba pengelola .de (domain terbesar kedua di dunia).

ICANN akan mempertimbangkan kemampuan teknis masing-masing calon untuk menentukan siapa yang layak mengelola .net. Selain didampingi oleh pihak ketiga, ICANN juga masih harus mendapatkan persetujuan dari Departemen Perdagangan AS untuk membuat keputusannya.

Menurut Washington Post, ICANN juga akan mempertimbangkan faktor lain. Termasuk kompetisi di pasar nama domain dan perluasan cakupan .net ke penduduk dunia di luar Amerika Serikat.