Anda belum login [ Login ]
Resource » Berita Terkini | Artikel | Download
Cari di Arsip:

Tender Serat Optik Bisa Dimulai Maret

Tanggal: 19 Feb 2007
Sumber: TEMPO Interaktif

NamaDomain.com, Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil mengatakan tender proyek Palapa Ring bisa dimulai Maret 2007.

Menurut Sofyan, pemerintah saat ini masih terus mempersiapkan ketentuan teknis soal pelaksanaan tender. "Mudah-mudahan Februari sudah bisa kami putuskan (selesai)," kata Sofyan kemarin.

Menteri menambahkan, proyek Palapa Ring merupakan proyek strategis yang bisa mempercepat akselerasi pendidikan berbasis Internet, seperti e-governance dan e-health. "Ini proyek yang ditunggu-tunggu," kata dia.

Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur pembangunan jaringan kabel serat optik di seluruh wilayah Indonesia bernilai US$ 1,51 juta. Jika proyek ini dapat direalisasi, akan ada 33 provinsi dan 440 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang bisa mengakses layanan Internet dengan kecepatan dan kapasitas yang besar.

Palapa Ring terdiri atas tujuh wilayah jaringan, yang meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua serta satu jaringan lagi yang menghubungkan semua jaringan tersebut. Menurut rencana, pembangunan jaringan serat optik ini akan dimulai pada 2008 dan dapat dioperasikan pada 2011.

Lima operator telekomunikasi, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk., PT Bakrie Telecom Tbk., Wireless Indonesia, Aqela Communication Indonesia, dan Potensi Bumi Sakti sudah menyatakan minatnya.

Juru bicara Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Gatot S. Dewa Broto, sebelumnya menjelaskan total panjang kabel optik bawah laut yang hendak dibangun mencapai 35.280 kilometer dan 20.737 kilometer kabel serat optik di daratan.

Saat ini kabel serat optik yang telah ada dibangun oleh Telkom, PT Indonesian Satellite Corporation Tbk., PT Excelcomindo Pratama Tbk., dan PT Comnet Plus. Panjang kabel serat optik yang telah dibangun ini sekitar 15 ribu kilometer.

Menurut Gatot, pemerintah ada kemungkinan akan membentuk konsorsium dalam pembangunan jaringan serat optik tersebut.